Jumat, 17 Januari 2014

Makalah Masalah Lingkungan


BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Pada umumnya manusia bergantung pada keadaan lingkungan di sekitarnya yaitu berupa sumber daya alam yang dapat menunjang kehidupan sehari-hari. Sumber daya alam yang utama bagi manusia adalah tanah, air, dan udara. Tanah merupakan tempat manusia untuk melakukan berbagai kegiatan. Air sangat diperlukan oleh manusia sebagai komponen terbesar dari tubuh manusia. Untuk menjaga keseimbangan, air sangat di butuhkan dengan jumlah yang cukup banyak dan memiliki kualitas yang baik. Selain itu, udara merupakan sumber oksigen yang alami bagi pernafasan manusia. Lingkungan yang sehat akan terwujud apabila manusia dan lingkungannya dalam kondisi yang baik. Lingkungan hidup di Indonesia perlu ditangani dikarenakan adanya beberapa faktor yang mempengaruhinya, salah satunya yaitu adanya masalah mengenai keadaan lingkungan hidup seperti kemerosotan atau degradasi yang terjadi di berbagai daerah. Secara garis besar komponen lingkungan dapat dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu kelompok biotik (flora darat dan air, fauna darat dan air), kelompok abiotik ( sawah, air dan udara) dankelompok kultur (ekonomi, sosial, budaya serta kesehatan masyarakat). Lingkungan Hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia, dan perilakunya, yang memengaruhi kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain.A.F.A Pengertian lingkungan hidup bisa dikatakan sebagai segala sesuatu yang ada di sekitar manusia atau makhluk hidup yang memiliki hubungan timbal balik dan kompleks serta saling mempengaruhi antara satu komponen dengan komponen lainnya.


1.2 Perumusan Masalah
Berdasarkan pada latar belakang yang telas dijelaskan, maka dapat dibuat perumusan masalah sebagai berikut:
a. Masalah apa saja yang terjadi pada lingkungan?
b. Apa penyebab dan dampak yang ditimbulkan dari masalah lingkungan?
c. Bagaimana upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah lingkungan?
1.3 Tujuan
Adapun tujuan yang dari penulisan makalah ini yaitu dapat mengetahui masalah-masalah yang terjadi pada lingkungan hidup serta upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut.
1.4 Metodelogi Penulisan
Pada pembuatan makalah ini metode yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu data dari internet. Sehingga apabila dalam penulisan makalah ini ada kata-kata atau kalimat yang hampir sama dari sumber atau penulis lain harap di maklumi.









BAB II
LANDASAN TEORI
2.1 Lingkungan
Kombinasi antara kondisi fisik yang mencakup keadaan sumber daya alam seperti tanah, air, energi surya, mineral, serta flora dan fauna yang tumbuh di atas tanah maupun di dalam lautan, dengan kelembagaan yang meliputi ciptaan manusia seperti keputusan bagaimana menggunakan lingkungan fisik tersebut.
Lingkungan terdiri dari komponen abiotik dan biotik. Komponen abiotik adalah segala yang tidak bernyawa seperti tanah, udara, air, iklim, kelembaban, cahaya, bunyi. Sedangkan komponen biotik adalah segala sesuatu yang bernyawa seperti tumbuhan, hewan, manusia dan mikro-organisme (virus dan bakteri).
2.2 Masalah lingkungan
Aspek negatif dari aktivitas manusia terhadap lingkungan biofisik. Environmentalisme, sebuah gerakan sosial dan lingkungan yang dimulai pada tahun 1960, fokus pada penempatan masalah lingkungan melalui advokasi, edukasi, dan aktivisme. Masalah lingkungan terbaru saat ini yang mendominasi mencakup perubahan iklim, polusi, dan hilangnya sumber daya alam. Gerakan konservasi mengusahakan proteksi terhadap spesies terancam dan proteksi terhadap habitat alami yang bernilai secara ekologis. Tingkat pemahaman terhadap bumi saat ini telah meningkat melalui sains terutama aplikasi dari metode sains. Sains lingkungan saat ini adalah studi akademik multidisipliner yang diajarkan dan menjadi bahan penelitian di berbagai universitas di seluruh dunia. Hal ini berguna sebagai basis mengenai masalah lingkungan. Sejumlah besar data telah dikumpulkan dan dilaporkan dalam publikasi pernyataan lingkungan.
Masalah lingkungan ditujukan kepada organisasi pemerintah pada level regional, nasional, maupun internasional. Badan internasional terbesar, didirikan pada tahun 1972, yaitu United Nations Environment Programme. International Union for Conservation of Nature telah mengajak 83 negara, 108 badan pemerintah, 766 LSM, dan 81 organisasi internasional dengan lebih dari 10.000 pakar dan peneliti lingkungan dari berbagai negara di dunia. LSM internasional, misalnya Greenpeace, Friends of the Earth, dan World Wide Fund for Nature juga telah berkontribusi menanamkan kepedulian lingkungan pada masyarakat dunia. Lebih lengkapnya, lihat organisasi lingkungan.
2.3 Analisa Lingkungan Hidup
Berdasarkan pada data yang diperoleh, Indonesia mempunyai hutan tropis dunia sebesar 10 persen. Sekitar 12% keadaan hutan di Indonesia yang merupakan bagian dari jumlah binatang yang tergolong jenis mamalia, 16% persen merupakan bagian dari spesiesamphibi dan binatang sejenis reptil dan 25% dari bagian spesies sejenis burung dansekitar 1.519 merupakan bagian dari spesies burung. Sisanya merupakan endemik yanghanya dapat ditemui didaerah tersebut.Penyusutan luas hutan alam yang merupakan asli Indonesia mengalami kecepatanmenurunan yang cukup memprihatinkan. Menurut World Resource Institute (1997),hingga saat ini hutan asli Indonesia. Selama periode 1985-1997 kerusakan hutanmencapai 1,6 juta hektar per tahun. Pada periode 1997-2000 bertambah menjadi 3,8 jutahektar per tahun. Berdasarkan pada hasil penelitian citra landsat pada tahun 2000 terdapat101,73 juta hektar hutan dan lahan mengalami kerusakan yang cukup serius. Diantaranya,hutan seluas 59,62 juta hektar berada dalam kawasan hutan [Badan PlanologiDephut,2003]. Menurut data yang diperoleh dari Bakornas Penanggulangan Bencana pada tahun 2003, bencana yang terjadi selama tahun 1998 hingga pertengahan 2003 datayang didapat menunjukan telah terjadi 647 bencana dengan 2022 korban jiwa danmengalami kerugian milyaran rupiah dengan 85% merupakan bencana banjir dan longsor.
2.4 Masalah-Masalah Pada Lingkungan Hidup
Kerusakan pada lingkungan hidup terjadi karena dua faktor baik fator alami ataupun karena tangan-tangan jahil manusia. Pentingnya lingkungan hidup yang terawat terkadang dilupakan oleh manusia, dan hal ini bisa menjadikan ekosistem serta kehidupan yang tidak maksimal pada lingkungan tersebut. Berikut beberapa faktor secara mendalam yang menjadikan kerusakan lingkungan hidup.
a. Faktor alami Banyaknya bencana alam dan cuaca yang tidak menentu menjadi penyebab terjadinya kerusakan lingkungan hidup. Bencana alam tersebut bisa berupa banjir, tanah longsor, tsunami, angin puting beliung, angin topan, gunung meletus, ataupun gempa bumi. Selain berbahaya bagi keselamatan manusia maupun mahkluk lainnya, bencana ini akan membuat rusaknya lingkungan.
b. Faktor buatan (tangan jahil manusia) Manusia sebagai makhluk berakal dan memiliki kemampuan tinggi dibandingkan dengan makhluk lain akan terus berkembang dari pola hidup sederhana menuju ke kehidupan yang modern. Dengan adanya perkembangan kehidupan, tentunya kebutuhannya juga akan sangat berkembang termasuk kebutuhan eksploitasi sumber daya alam yang berlebihan.
Kerusakan lingkungan karena faktor manusia bisa berupa adanya penenbangan secara liar yang menyebabkan banjir ataupun tanah longsor, dan pembuangan sampah di sembarang tempat terlebih aliran sungai dan laut akan membuat pencemaran.
2.5 Penyebab & Dampak Masalah Lingkungan Hidup
Perubahan ekosistem lingkungan yang paling utama disebabkan oleh perilaku masyarakat yang kurang baik dalam pemanfaatan sumber-sumber daya dalam rangka memenuhi kebutuhan hidupnya. Hal inilah yang menyebabkan adanya perubahan ekosistem. Perubahan ekosistem suatu lingkungan terjadi dengan adanya kegiatan masyarakat seperti pemanfaatan lahan yang dijadikan sebagai daerah pertanian sehingga dapat mengurangi luas lahan lainnya. Adanya pertambahan jumlah penduduk dalam memanfaatkan lingkungan akan membawa dampak bagi mata rantai yang ada dalam suatu ekosistem. Selain itu kerusakan hutan yang terjadi karena adanya penebangan dan kebakaran hutan dapat mengakibatkan banyak hewan dan tumbuhan yang punah. Padahal hutan merupakan sumber kehidupan bagi sebagian masyarakat yang berfungsi sebagai penghasil oksigen, tempat penyedia makanan dan obat-obatan. Jumlah kerusakan flora dan fauna akan terus bertambah dan berlangsung lama jika dalam penggunaannya masyarakat tidak memperhatikan keseimbangan terhadap ekosistem lingkungan. Dampak dari perubahan ekosistem akan berkurang jika masyarakat mengetahui dan memahami fungsi dari suatu ekosistem tersebut. Kerusakan ekosistem membawa dampak bukan hanya pada keanekaragaman terhadap flora dan fauna juga dapat mmbawa pengaruh lain terhadap masyarakat itu sendiri seperti longsor, banjir danerosi. Selain itu kerusakan lingkungan bisa di sebabkan oleh sampah. Sampah yang semakin banyak dapat menimbulkan penguapan sungai dan kehabisan zat asam yang sangat dibutuhkan bagi mikroorganisme yang hidup di sungai. Serta dapat pula disebabkan dari pembuangan limbah cair dari kapal dan pemanfaatan terhadap penggunaan air panas yang dapat menimbulkan laut menjadi tercemar.
masalah lingkungan.jpg
indonesia-rawan-penyelundupan-bahan-limbah-beracun.jpg
polusi-pabrik.jpg
pemanenan-hutan.jpg
2.6 Upaya-upaya Mengatasi Masalah Lingkungan Hidup

Menerapkan penggunaan teknologi yang ramah lingkungan pada pengelolaan sumber daya alam baik yang dapat maupun yang tidak dapat diperbaharui dengan memperhatikan daya dukung dan daya tampungnya. Berikut adalah beberapa cara untuk menanggulangi masalah lingkungan hidup.
2.6.1 Pelestarian Flora dan Fauna
  • Suaka Marga Satwa merupakan salah satu dari daerah hutan suaka alam yang tujuannya sebagai tempat perlindungan untuk hewan-hewan langka agar tidak punah.
  • Taman Nasional yaitu daerah yang cukup luas yang tujuannya sebagai tempat perlindungan alam dan bukan sebagai tempat tinggal melainkan sebagai tempat rekreasi.
  • Cagar alam merupakan daerah dari hutan suaka alam yang dijadikan sebagai tempat perlindungan untuk keadaan alam yang mempunyai ciri khusus termasuk di dalamnya meliputi flora dan fauna serta lingkungan abiotiknya yang berfungsi untuk kepentingn kebudayaan dan ilmu pengetahuan.
Pengelolaan Sumber Daya Alam Berwawasan Lingkungan Hidup dan Berkelanjutan Untuk menanggulangi masalah kerusakan yang terjadi pada lingkungan perlu diadakan konservasi. Konservasi dapat diartikan sebagai upaya untuk memelihara lingkungan mulai dari lingkungan keluarga, masyarakat sampai bangsa. Pengelolaan sumber daya alam merupakan usaha secara sadar dengan cara menggali sumber daya alam, tetapi tidak merusak sumber daya alam lainnya sehingga dalam penggunaannya harus memperhatikan pemeliharaan dan perbaikan kualitas dari sumber daya alam tersebut. Adanya peningkatan perkembangan kemajuan di bidang produksitidak perlu mengorbankan lingkungan yang dapat menimbulkan kerusakan lingkungan. Apabila lingkungan tercemar maka akan berdampak buruk bagi kelanjutan dari keberadaan sumber daya alam yang akhirnya dapat menurunkan kehidupan masyarakat. Dalam pengelolaan sumber daya alam perlu diperhatikan keserasiannya dengan lingkungan. Keserasian lingkungan merupakan proses pembentukan lingkungan yang sifatnya relatif sama dengan pembentukan lingkungan. Pengelolaan sumber daya alam agar berkelanjutan perlu diadakannya pelestarian terhadap lingkungan tanpa menghambat kemajuan.

2.6.2
Pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan
Dalam pengelolaan sumber daya alam agar tetap lestari maka dapat dilakukan uasaha atau upaya sebagai berikut:           
1. Menjaga kawasan tangkapan hujan seperti kawasan pegunungan yang harus selalu hijau karena daerah pegunungan merupakan sumber bagi perairan di darat.         
2. Untuk mengurangi aliran permukaan serta untuk meningkatkan resapan air sebagia air tanah, maka diperlukan pembuatan lahan dan sumur resapan.
3. Reboisasi di daerah pegunungan, dimana daerah tersebut berfungsi sebagai reservoir air, tata air, peresapan air, dan keseimbangan lingkungan.          
4. Adanya pengaturan terhadap penggunaan air bersih oleh pemerintah.     
5. Sebelum melakukan pengolahan diperlukan adanya pencegahan terhadap pembuangan air limbah yang banyak dibuang secara langsung ke sungai.   
6. Adanya kegiatan penghijauan di setiap tepi jalan raya, pemukiman penduduk, perkantoran, dan pusat-pusat kegiatan lain.  
7. Adanya pengendalian terhadap kendaraan bermotor yang memiliki tingkat pencemaran tinggi sehingga menimbulkan polusi.  
8. Memperbanyak penggunaan pupuk kandang dan organik dibandingkan dengan penggunaan pupuk buatan sehinnga tidak terjadi kerusakan pada tanah.
9. Melakukan reboisasi terhadap lahan yang kritis sebagai suatu bentuk usaha pengendalian agar memiliki nilai yang ekonomis.       
10.Pembuatan sengkedan, guludan, dan sasag yang betujuan untuk mengurangi laju erosi.
11.Adanya pengendalian terhadap penggunan sumber daya alam secara berlebihan.
12.Untuk menambah nilai ekonomis maka penggunaan bahan mentah perlu dikurangi karena dianggap kurang efisien.
13.Reklamasi lahan pada daerah yang sebelumnya dijadikan sebagai daerah penggalian.

2.6
.3 Pengelolaan Daur Ulang Sumber Daya Alam Tingkat Pencemaran & Kerusakan
Lingkungan dapat dikurangi dengan cara melakukan pengembangan usaha seperti mendaur ulang bahan-bahan yang sebagian besar orang menganggap sampah.   
Sampah sebenarnya dapat dijadikan barang lain yang bisa bermanfaat dan tentunya dengan pengolahan yang baik. Pengelolaan limbah sangat efisien dalam upaya untuk mengatasi masalah lingkungan. Langkah-langkah yang dapat dilakukan dalam pengelolaan limbah dengan menggunakan konsep daur ulang adalah sebagai berikut :    
1. Melakukan pengelompokan dan pemisahan limbah terlebih dahulu.         
2. Pengelolaan limbah menjadi barang yang bermanfaat serta memilki nilai ekonomis.        
3. Dalam pengolahan limbah juga harus mengembangkan penggunaan teknologi.
2.6.4 Upaya Pelestarian Lingkungan Hidup :
a. Penanaman kembali hutan yang gundul
b. Pencegahan terhadap buang sampah dan limbah di sembarang tempat
c. Pemberian sanksi ketat terhadap pelaku pencemar lingkungan
d. Menghentikan eksploitasi sumber daya alam secara berlebihan
e. Peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya kelestarian tanah, air, udara dan lingkungan



BAB III
PEMBAHASAN

3. 1 Masalah Lingkungan
Masalah lingkungan adalah aspek negatif dari aktivitas manusia terhadap lingkungan biofisik. Environmentalisme, sebuah gerakan sosial dan lingkungan yang dimulai pada tahun 1960, fokus pada penempatan masalah lingkungan melalui advokasi, edukasi, dan aktivisme.
Masalah lingkungan terbaru saat ini yang mendominasi mencakup perubahan iklim, polusi, dan hilangnya sumber daya alam. Gerakan konservasi mengusahakan proteksi terhadap spesies terancam dan proteksi terhadap habitat alami yang bernilai secara ekologis.
Tingkat pemahaman terhadap bumi saat ini telah meningkat melalui sains terutama aplikasi dari metode sains. Sains lingkungan saat ini adalah studi akademik multidisipliner yang diajarkan dan menjadi bahan penelitian di berbagai universitas di seluruh dunia. Hal ini berguna sebagai basis mengenai masalah lingkungan. Sejumlah besar data telah dikumpulkan dan dilaporkan dalam publikasi pernyataan lingkungan.
Manusia memiliki pengaruh besar untuk keseimbangan ekosistem. Kemajuan ilmu pengetahuan & teknologi memudahkan manusia dalam mengatsi semua masalah hidupnya. Namun disisi lain, dampak kemajuan IPTEK dapat mengakibatkan rusaknya lingkungan & ketidakseimbangan ekosistem. Kerusakan yang tampak nyata adalah kerusakan hutan akibat penebangan, & kerusakan lingkungan akibat pencemaran, yang sebagian besar terjadi karena ulah / perbuatan manusia yang tidak bertanggung jawab.
3.2 Kegiatan Manusia
Penebangan hutan ialah kegiatan manusia yang membabad habis pohon-pohon didalam hutan tanpa mereboisasinya kembali yang akan di ambil kayunya untuk dikomersilkan.
Kita tahu jika hutan memiliki fungsi yg sangat penting bagi bumi ini, yaitu: Pengatur suhu lingkungan & kelembaban serta pengatur cadangan air, mencegah erosi, mengurangi kecepatan angin & tempat hidup satwa liar, penyedia oksigen & berperan sebagai produsen bagi kehidupan makhluk lain, sebagai Paru -Paru Bumi.
Jika hutan rusak maka terjadi perubahan iklim global & bencana alam, seperti: Banjir, tanah longsor, badai, angin topan & mungkin suatu saat bencana alam ini akan menjadi pemandangan yang biasa terjadi disekitar kita. Bahkan saat ini pun bencana alam semkin sering dan semakin banyak terjadi diseluruh penjuru dunia.
Di bumi yang semakin maju ini pastinya banyak industri yang bergerak di bidangnya masing-masing ,tapi apakah industri yang berkembang saat ini sudah diimbangi dengan kesiapan mengenai dampak dan cara penanggulangan dari limbah industri yang dihasilkan ,Misalnya: Pencemaran air dapat diakibatkan oleh limbah industri yang mengandung zat kimia berbahaya dan beracun ,dapat juga berasal dari limbah rumah tangga(sisa makanan,sisa deterjen ,D.L.L) Jika pencemaran air terjadi dapat menyebabkan hal-hal seperti ekosistem air terganggu, air tidak layak konsumsi ,dan dapat menyebabkan kelainan pada tubuh manusia karena penggunaan logam berat(Pb,Cd&Hg).
Udara yang erat hubungannya denan atmosfer yakni lapisan udara yg mengitari bumi yg membentang sampai ketinggian 400 km. Atmosfer terdiri dari be2rapa lapisan yaitu: Troposfer ( tempat terjadinya peristiwa cuaca ), Stratosfer ( lapisan ozon terdapat disini )
Tetapi karena penggunaan bahan-bahan tertentu dapat menyebabkan pencemaran udara dan rusaknya susunan atmosfer misal'y penggunaan CFC (Chloro fluoro carbon) dalam alat pendingin yg dapat menyebabkan rusaknya ozon selain itu penggunaan zat/bahan ada yg berdampak terhadap peningkatan suhu dibumi secara menyeluruh yg menyebabkan perubahan iklim & permukaan air laut yg disebut pemanasan global. Akibat Pemanasan Global : Ozon- ozon berlubang, iklim tidak menentu, hujan asam.
Masalah lingkungan yang sekarang marak terjadi dapat dicegah dengan beberapa kegiatan yang dapat dilakukan oleh kita sebagai masyarakat. Seperti melakukan reboisasi hutan, melakukan pencegahan penebangan liar, diberlakukannya UU pembalakan liar & perusakan lingkungan, adanya sanksi bagi para pembalak liar.pengolahan limbah industri secara benar, perawatan lingkungan secara teratur & menyeluruh

· 







BAB IV
KESIMPULAN & SARAN

4.1 Kesimpulan

Penyebab terjadinya masalah lingkungan hidup adalah adanya kegiatan masyarakat seperti pembuangan limbah pabrik, sampah dari rumah tangga, penebangan dan kebakaran hutan yang dapat menimbulkan pencemaran terhadap sungai dan laut, tanah,hutan sehingga banyak flora dan fauna yang punah.

4.2 Saran

Masyarakat harus menjaga kelestarian lingkungan hidup. Dalam pemanfaatan sumber daya harus memperhatikan dampak yang timbul dari penggunaan sumber daya tersebut terhadap lingkungan sekitar agar tidak terjadi pencemaran atau kerusakan lingkungan hidup.



Jumat, 27 Desember 2013

Peranan dan Dampak Ilmu Alamiah dan Teknologi



1. Peranan ilmu Alamiah dan Teknologi
Ilmu alamiah adalah ilmu yang mempelajari tentang alam  semesta yang ada dalam muka bumi ini.
Terbentuknya Ilmu alamiah pasti nya memiliki tujuan dan manfaat tersendiri untuk kita pelajari, yaitu dengan menggunakan teknologi yang semakin canggih. Untuk mendukung pembelajaran ilmu alamiah, teknologi sangat berperan penting dalam hal ini untuk mempermudah pembelajaran.
Ilmu alamiah juga memiliki hubungan yang erat dengan Teknologi dalam peranannya. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat pesat pada era globalisasi, telah menyebabkan ketergantungan terhadap fungsi dan peran pengetahuan semakin tinggi, teknologi yang telah mempengaruhi kehidupan masyarakat dunia dan menimbulkan perubahan yang sangat mendasar dalam tatanan hubungan antar bangsa ini yang lebih banyak dikendalikan oleh negara-negara maju, serta hubungan kerja sama yang terus meningkat terasa kurang seimbang.
 
A. PERANAN ILMU ALAMIAH DAN TEKNOLOGI

Ilmu alamiah di bagi atas ilmu murni dan ilmu terapan (Teknologi) ke duanya
mempunyai hubungan yang erat. Dari konsep atau prinsip nya.
Peranan ilmu alamiah dan teknologi dalam kehidupan sehari-hari sangat terasa yang berperan dalam kehidupan antara lain :

Materi dan energi :
1.      Materi, yaitu apa saja yang mempunyai masa dan menepati ruang sedangkan
2.      energi adalah suatu tenaga yang bisa memindahkan mteri dari suatu tempat ke tempat yang lain, energi terdapat dalam berbagai bentuk, misalnya energi panas, energi cahaya, energi gerak, energi listrik, energi kimia dan sebaginya. Energi dapat dirubah dari bentuk yang satu ke bentuk yang lain, energi itu kekal adanya, energi listrik sangat penting bagi kehidupan manusia dan dapat diambil melalui berbagai cara antara lain :
Ø  PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air), Prinsipnya adalah energi potensial dari air danau diubah menjadi energi listrik melalui turbin yang mengerakan generator
Ø  PLTD (Pembangkit Listrik Tenaga Diesel), Prinsipnya, Mesin Diesel menggerakan generator listrik.
Ø  PLTN (Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir), Prinsipnya, Reksi Nuklir menghasilkan energi panas, energi panas ini menjadi energi mekanik melalui penguapan air, turbin uap berputar menggerakan generator listrik.

Mesin
a.       Mesin Premium
b.      Mesin Disel
c.       Mesin Uap
d.      Mesin Jet



Komunikasi

Berkomunikasi merupakan salah satu kebutuhan manusia. Untuk itu, Ilmu
Alamiah dengan teknologinya telah menyumbangkan kepada kita semua media
cetak, telegrafi, telepon, radio dan televisi.
Dunia pada tahun 1962 dikejutkan oleh penemuan baru berupa siaran TV dan
radio melalui angkasa luar, atau tegasnya melalui satelit buatan.
ü  Percetakan
ü  Telegraf
ü  Telepon
ü  Radio
ü  Bioskop atau Gambar Hidup
ü  Televisi
ü  Satelit Komunikasi

B. DAMPAK ILMU ALAMIAH DAN TEKNOLOGI

1. Dampak Ilmu Alamiah dan Teknologi Sehubungan dengan Kebutuhan Pokok

Berikut dibahas dampak sehubungan dengan :
a. Sandang
Ilmu alamiah dan teknologi telah banyak sumbangannya dalam bidang sandang. Andai kata tidak, kita barangkali masih hidup dalam zaman purba di mananmanusia masih menggunakan kulit kayu atau daun-daunan sebagai penutup tubuh
b. Papan
Saat ini manusia dapat menyempurnakan rumah tinggalnya dari gua-gua alami ke pohon-pohon, kemudian berkembang lagi menjadi rumah di atas tiang-tiang penyangga, dan lebih maju lagi pada masa kini kita telah mampu membuat rumah tembok dengan penuh kenyamanan. Bahkan, saat ini manusia telah mampu membuat gedung-gedung pencakar langit yang menjulang tinggi ke angkasa.
c. Pangan
Dampak positif ilmu alamiah dan teknologi di bidang pangan, misalnya penggunaan mekanisasi pertanian di mana orang memungut hasil produksi yang lebih besar dengan menggunakan tenaga manusia yang relatif sedikit.
Dampak negatif ilmu alamiah dan teknologi juga ada. Misalnya, pemakaian
racun pemberantasan hama tumbuhan yang tidak saja dapat memberantas hama,
tetapi juga membunuh hewan ternak, meracuni hasil panen, dan meracuni manusia
itu sendiri.

2. Dampak Ilmu ALamiah dan Teknologi Terhadap Sumber Daya Alam

a. Minyak Bumi
Beberapa dampak negative minyak bumi :
v  polusi udara karena emisi gas CO2
v  hidrokarbon sisa pembakaran tak sempurna
v  logam berat Pb akibat penggunaan TEL
v  berkurangnya cadangan bahan bakar yang tidak terbarukan

b. Batubara
Dampak negative dari batubara adalah : cacing tambang, gas oksigen dalam area
pertambangan yang sangat terbatas dll. Batubara adalah termasuk dalam sumber
daya alam yang tidak bisa diperbaharui, tetapi karena teknologi maju bahan
tersebut dapat didaur ulang (recycling)

c. Air
 merupakan SDA yang tidak dapat diperbaharui artinya setelah dipakai dapat
dibersihkan kembali, tapi pembersihan itu tidak selalu sempurna, sehingga lama
kelamaan air bersih yang kita perlukan makin hari makin menurun kuantitas dan
kualitasnya.


d. Hutan, Hewan dan Ternak
Hutan, Hewan dan Ternak adalah sumber daya alam yang dapat diperbaharui,
tetapi teori modern dapat mengakibatkan sumber daya alam tersebut menjadi
tidak berdaya atau tidak dapat diperbaharui. Misalnya pembababatan hutan habis habisan tunas muda mati dan tidak akan tumbuh lagi.

e. Tanah
Tanah pertanian sebagai sumber daya sebenarnya dapat diperbaharui artinya tanah
itu dapat dipergunakan berulang-ulang bila dipelihara baik-baik misalnya
kekurangan zat hara bisa dapat ditambah dengan jalan pemukuan dan sebagainya.
Bila pemakaian melampaui batas dapat menjadi rusak, artinya tidak dapat
dipergunakan lagi sebagai lahan pertanian.

f. Sumber Daya Zat Radioaktif
Zat-zat radioaktif merupakan sumber daya alam yang sangat penting, karena zat
ini dapat ikut menentukan nasib manusia dimasa mendatang.
radioaktif untuk menyembuhkan penyakit sekaligus untuk keperluan riset yang
lebih dalam pada zat-zat radioaktif.

3. Dampak Ilmu Alamiah dan Teknologi Bidang Ekonomi dan Industri

Dampak Positif
1. Pertumbuhan ekonomi yang semakin tinggi
2. Terjadinya industrialisasi
3. Produktifitas dunia industri semakin meningkat.
Kemajuan teknologi akan meningkatkan kemampuan produktivitas dunia industri baik dari aspek teknologi industri maupun pada aspek jenis produksi. Investasi dan reinvestasi yang berlangsung secara besar-besaran yang akan semakin meningkatkan produktivitas dunia ekonomi. Di masa depan, dampak perkembangan teknologi di dunia industri akan semakin penting. Tanda-tanda telah menunjukkan bahwa akan segera muncul teknologi bisnis yang memungkinkan konsumen secara individual melakukan kontak langsung dengan pabrik sehingga pelayanan dapat dilaksanakan secara langsung dan selera individu dapat dipenuhi, dan yang lebih penting konsumen tidak perlu pergi ke toko.
4. Persaingan dalam dunia kerja sehingga menuntut pekerja untuk selalu menambah skill dan pengetahuan yang dimiliki.
Kecenderungan perkembangan teknologi dan ekonomi, akan berdampak pada penyerapan tenaga kerja dan kualifikasi tenaga kerja yang diperlukan. Kualifikasi tenaga kerja dan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan akan mengalami perubahan yang cepat. Akibatnya, pendidikan yang diperlukan adalah pendidikan yang menghasilkan tenaga kerja yang mampu mentransformasikan pengetahuan dan skill sesuai dengan tuntutan kebutuhan tenaga kerja yang berubah tersebut.
5. Di bidang kedokteran dan kemajauan ekonomi mampu menjadikan produk kedokteran menjadi komoditi

Dampak negative
1.      Terjadinya pengangguran bagi tenaga kerja yang tidak mempunyai kualifikasi yang sesuai dengan yang dibutuhkan
2.      Sifat konsumtif sebagai akibat kompetisi yang ketat pada era globalisasi akan juga melahirkan generasi yang secara moral mengalami kemerosotan: konsumtif, boros dan memiliki jalan pintas yang bermental “instant”. {mospagebreak}.
3.      pemotongan-pemotongan kayu, dan yang sering terjadi adalah pihak perusahan lupa akan pengaruh buruk dari kebisingan itu terhadap para pekerja dalam pabrik maupun manusia di sekitarnya.

4. Dampak Ilmu Alamiah dan Teknologi Bidang Informasi dan komunikasi

Dampak Positif
a.       Kita akan lebih cepat mendapatkan informasi-informasi yang akurat dan terbaru di bumi bagian manapun melalui internet
b.      Kita dapat berkomunikasi dengan teman, maupun keluarga yang sangat jauh hanya dengan melalui handphone
c.       Kita mendapatkan layanan bank dengan sangat mudah.

Dampak Negatif
a.       Pemanfaatan jasa komunikasi oleh jaringan teroris (Kompas)
b.      Penggunaan informasi tertentu dan situs tertentu yang terdapat di internet yang bisa disalah gunakan pihak tertentu untuk tujuan tertentu
c.       Kerahasiaan alat tes semakin terancam. Melalui internet kita dapat memperoleh informasi tentang tes psikologi, dan bahkan dapat memperoleh layanan tes psikologi secara langsung dari internet.
d.      Kecemasan teknologi. Selain itu ada kecemasan skala kecil akibat teknologi komputer. Kerusakan komputer karena terserang virus, kehilangan berbagai file penting dalam komputer inilah beberapa contoh stres yang terjadi karena teknologi.

5.  Dampak Ilmu Alamiah dan Teknologi Bidang Sosial dan Budaya
Dampak Positif
1.      Perbedaan kepribadian pria dan wanita.
Banyak pakar yang berpendapat bahwa kini semakin besar porsi wanita yang memegang posisi sebagai pemimpin, baik dalam dunia pemerintahan maupun dalam dunia bisnis. Bahkan perubahan perilaku ke arah perilaku yang sebelumnya merupakan pekerjaan pria semakin menonjol. Data yang tertulis dalam buku Megatrend for Women: From Liberation to Leadership yang ditulis oleh Patricia Aburdene & John Naisbitt (1993) menunjukkan bahwa peran wanita dalam kepemimpinan semakin membesar. Semakin banyak wanita yang memasuki bidang politik, sebagai anggota parlemen, senator, gubernur, menteri, dan berbagai jabatan penting lainnya.

2.      Meningkatnya rasa percaya diri
Kemajuan ekonomi di negara-negara Asia melahirkan fenomena yang menarik. Perkembangan dan kemajuan ekonomi telah meningkatkan rasa percaya diri dan ketahanan diri sebagai suatu bangsa akan semakin kokoh. Bangsa-bangsa Barat tidak lagi dapat melecehkan bangsa-bangsa Asia.

3.      Tekanan, kompetisi yang tajam di berbagai aspek kehidupan sebagai konsekuensi globalisasi, akan melahirkan generasi yang disiplin, tekun dan pekerja keras.

Dampak Negatif
1.      Kemerosotan moral di kalangan warga masyarakat, khususnya di kalangan remaja dan pelajar. Kemajuan kehidupan ekonomi yang terlalu menekankan pada upaya pemenuhan berbagai keinginan material, telah menyebabkan sebagian warga masyarakat menjadi “kaya dalam materi tetapi miskin dalam rohani”.


2.      Kenakalan dan tindak menyimpang di kalangan remaja semakin meningkat semakin lemahnya kewibawaan tradisi-tradisi yang ada di masyarakat, seperti gotong royong dan tolong-menolong telah melemahkan kekuatan-kekuatan sentripetal yang berperan penting dalam menciptakan kesatuan sosial. Akibat lanjut bisa dilihat bersama, kenakalan dan tindak menyimpang di kalangan remaja dan pelajar semakin meningkat dalam berbagai bentuknya, seperti perkelahian, corat-coret, pelanggaran lalu lintas sampai tindak kejahatan.

3.      Pola interaksi antar manusia yang berubah. Kehadiran komputer pada kebanyakan rumah tangga golongan menengah ke atas telah merubah pola interaksi keluarga. Komputer yang disambungkan dengan telpon telah membuka peluang bagi siapa saja untuk berhubungan dengan dunia luar. Selain itu tersedianya berbagai warung internet (warnet) telah memberi peluang kepada banyak orang yang tidak memiliki komputer dan saluran internet sendiri untuk berkomunikasi dengan orang lain melalui internet. Kini semakin banyak orang yang menghabiskan waktunya sendirian dengan komputer. Melalui program internet relay chatting (IRC) anak-anak bisa asyik mengobrol dengan teman dan orang asing kapan saja.


Komentar : menurut pendapat saya, memang benar apa yang ada di bumi kita ini makin berkembang karena adanya ilmu alamiah dan teknologi, dan alangkah baiknya bila kita dapat menjaga keseimbangan antara ilmu alamiah dan teknologi di bumi ini, agar kita bisa melestarikan apa yang menjadi kebutuhan kita. Saat ini jika diperhatikan dari sisi kemajuan teknologi memang mempengaruhi kesehatan alam. Akan tetapi jika kita pintar memanfaatkan serta mengelola ilmu teknologi, kita tidak akan menimbulkan dampak buruk untuk alam kita.